Pompa merupakan salah satu komponen vital dalam sistem air, baik untuk kebutuhan gedung, utilitas, hingga aplikasi industri. Dari sekian banyak jenis pompa, dua yang paling sering digunakan adalah pompa sentrifugal dan pompa submersible. Perbedaan pompa sentrifugal dan pompa submersible terletak pada posisi pemasangan, cara kerja, serta jenis aplikasi yang dilayani. Keduanya sama-sama berfungsi untuk memindahkan fluida, namun dirancang dengan karakteristik teknis yang berbeda sesuai kebutuhan sistem air yang digunakan.
Dalam sistem distribusi air, pompa berfungsi untuk:
Memindahkan air dari satu titik ke titik lain
Menjaga tekanan aliran tetap stabil
Mendukung proses operasional seperti pendinginan, sanitasi, dan drainase
Pemilihan jenis pompa yang tepat akan berdampak langsung pada efisiensi energi, keandalan sistem, dan umur pakai peralatan. Karena itu, memahami perbedaan antara pompa sentrifugal dan pompa submersible menjadi langkah awal yang penting.

Pompa sentrifugal adalah pompa yang bekerja dengan memanfaatkan gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh impeller berputar. Fluida masuk melalui suction, kemudian dipercepat oleh impeller dan didorong keluar melalui discharge dengan tekanan tertentu.
Pompa jenis ini umumnya dipasang di luar fluida (tidak terendam) dan banyak digunakan untuk sistem air bersih dan sirkulasi.
Sebagai contoh pompa sentrifugal, EBARA FSA merupakan end suction volute pump yang dirancang untuk aplikasi gedung dan industri ringan hingga menengah.
Desain end suction dengan casing volute
Sistem Back Pull Out (BPO) memudahkan perawatan tanpa membongkar pipa
Tekanan kerja hingga 16 bar
Kapasitas aliran hingga 22 m³/menit
Material casing cast iron, impeller bronze
Cocok untuk air bersih (clean water)
Sistem water supply gedung
Sistem HVAC dan air conditioning
Sprinkler dan fire support system
Kolam renang
Aplikasi industri umum
Pompa ini ideal digunakan ketika sumber air berada di permukaan dan membutuhkan distribusi air bertekanan stabil

Pompa submersible adalah pompa yang dirancang untuk bekerja dalam kondisi terendam di dalam fluida. Motor dan pompa berada dalam satu unit tertutup rapat sehingga aman dari air.
Jenis pompa ini banyak digunakan untuk drainase, limbah, sump pit, dan air kotor.
Pompa ditempatkan langsung di dalam air
Motor menggerakkan impeller
Air didorong langsung ke atas melalui pipa discharge
Tidak memerlukan priming karena selalu terendam
Sebagai pompa submersible, EBARA DL merupakan submersible sump pump yang dirancang untuk aplikasi drainase dan air limbah.
Mengacu pada brosur resmi:
Menggunakan non-clog semi-open impeller
Mampu mencegah penyumbatan oleh material berserat
Dilengkapi double mechanical seal dengan pelumasan oli
Motor dengan thermal overload protection
Fastener berbahan stainless steel
Cocok untuk sewage dan wastewater
Drainase gedung dan basement
Air limbah domestik dan industri
Sump pit
Sewage system
Pompa ini dirancang untuk bekerja stabil dalam kondisi terendam dan fluida yang mengandung partikel
Berikut perbandingan utama kedua jenis pompa:

Desain sederhana dan mudah dirawat
Cocok untuk sistem air bersih
Biaya instalasi relatif lebih rendah
Mudah dikombinasikan dengan sistem pipa gedung
Tidak cocok untuk air kotor
Performa terbatas pada kedalaman hisap
Membutuhkan priming awal
Tidak memerlukan priming
Efektif untuk aplikasi dalam air
Cocok untuk fluida dengan padatan
Hemat ruang instalasi
Perawatan membutuhkan pengangkatan pompa
Lingkungan kerja lebih berat
Biaya awal bisa lebih tinggi
Dalam praktiknya:
Pompa sentrifugal seperti EBARA FSA lebih cocok untuk:
Distribusi air bersih
Sistem HVAC
Sprinkler dan utilitas gedung
Pompa submersible seperti EBARA DL lebih ideal untuk:
Drainase basement
Limbah domestik
Air kotor dan sewage
Pemilihan jenis pompa sebaiknya mempertimbangkan jenis fluida, kedalaman sumber air, dan kondisi operasional.
Sebelum menentukan pompa, perhatikan hal berikut:
Jenis fluida (air bersih atau limbah)
Kapasitas dan tekanan yang dibutuhkan
Lokasi pemasangan
Kemudahan perawatan
Kesesuaian dengan spesifikasi teknis
Konsultasi teknis sangat dianjurkan agar pompa bekerja optimal dan tahan lama.
Perbedaan pompa sentrifugal dan pompa submersible terletak pada cara kerja, posisi pemasangan, dan aplikasinya. Pompa sentrifugal unggul untuk sistem air bersih dan distribusi tekanan, sementara pompa submersible dirancang untuk kondisi terendam dan fluida dengan kandungan padatan.
Dengan memahami karakteristik masing-masing, pemilihan pompa seperti EBARA FSA atau EBARA DL dapat dilakukan secara tepat sesuai kebutuhan sistem gedung maupun industri. Tim kami siap membantu memberikan solusi teknis yang sesuai dengan kebutuhan gedung dan industri Anda. Hubungi kami untuk konsultasi ya!
Butuh solusi teknik yang tepat untuk proyek Anda? Tim ahli kami siap memberikan wawasan dan rekomendasi terbaik. Kirimkan pertanyaan Anda kepada kami, dan kami akan segera menghubungi Anda.